/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

Selasa, 10 Juni 2014

PEMBUKAAN UUD 1945



Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945
Kalo bicara pembukaan UUD 1945 jadi keinget waktu jaman SD dulu, waktu itu (lupa kelas berapa, lupa faktor umur..:D) kami diwajibkan guru PPKN (yang kini menjadi PKn) untuk menghafal, karena dulu gak ada internet (Eh, ada gak ya, lupa saya..maklum..:D), dulu sempet beli buku UUD 1945 yang berisikan dari pembukaannya sampai pasal-pasalnya, lengkap deh pokoknya. Tapi sekarang udah sangat mudah guys menemukan segala sesuatu lewat internet apalagi cuman UUD 1945 doang, pasti ada dong. Kalo mau mau lebih mudah pake table ini atau ini guys biar bisa nambah pengetahuan tentang UUD 1945 dan ilmu bermanfaat lainnya guys.
Ini dia bunyi dari Pembukaan UUD 1945, kalo ada yang dapat tugas dari guru untuk menghafal. Cekidot, guys!
PEMBUKAAN
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang  Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia, yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sekian dulu postingan kali ini, semoga postingan saya  ini bermanfaat bagi semuanya.

Baca yaa!
Kalo ada butuh uang disaat keadaan genting..cobalah klik ini dan pikirkan..:)
Yuk sama-sama sukses!

Garuda Pancasila (Lambang Negara Indonesia)


 


"Aku anak Indonesia dan aku bangga menjadi warga negara Indonesia". Orang Indonesia dari sabang sampai Merauke pasti pernah bilang gini. Dengan mengatakan seperti itu memang menggambarkan orang tersebut terlihat mempunyai nasionalisme yang tinggi, tapi ketika kita tanyakan kepada mereka tentang lambang negara Indonesia, kenapa lambang negara Indonesia garuda? Apa arti simbol-simbol yang ada di perisai garuda? dan pertanyaan yang lain. Masih banyak anak Indonesia yang belum tahu, maka dari itu saya kali ini saya memposting tentang 'Lambang Negara Garuda Pancasila'.
Tapi sebelumnya saya akan mengingatkan tentang Indonesia terlebih dahulu.

Indonesia terletak di benua Asia Tenggara. Negara yang beribukotakan Jakarta ini dikenal sebagai nusantara, karena wilayahnya berupa kepulauan dari Sabang sampai Merauke. Bahasa resmi yang dipakai adalah Bahasa Indonesia, memiliki semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika' (dari kitab Sutasoma karya Mpu Tantular yang berarti 'walaupun berbeda-beda tapi tetap satu juga'). Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila, bendera negara berwarna merah putih dan mata uang yang digunakan adalah rupiah.

Sekarang kita Pancasila, cekidot guys!

GARUDA PANCASILA SEBAGAI LAMBANG NEGARA INDONESIA

Burung Garuda adalah lambang negara Indonesia yang melambangkan kekuatan. Warna emas melambangkan kejayaan, perisai di tengah melambangkan pertahanan Indonesia, masing-masing simbol dalam perisai melambangkan sila-sila dalam pancasila, yaitu:
Sila ke-1 Ketuhanan Yang Maha Esa (bintang.)
Sila ke-2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (rantai).
Sila ke-3 Persatuan Indonesia (pohon beringin).
Sila ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan (kepala banteng).
Sila ke-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (padi dan kapas).
Sedangkan warna merah putih yang merupakan warna bendera nasional Indonesia. Merah berarti berani dan putih berarti suci. Sementara itu, garis hitam tebal yang melintang di dalam perisai melambangkan wilayah Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa.



Bhinneka Tungga Ika berarti walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu juga.

Eits, jangan berpikir cuma ini yang kalian perlu tahu tentang lambang negara Indonesia. Ada lagi? Yap, kita juga perlu tahu makna jumlah bulunya. Ouu, kasih tahu donk apa aja makna bulu-bulunya? Penasaran yaaaa? saama saya juga..:D (dikit bercanda biar gak bosen bacanya), oke kalau kalian sudah penasaran. cekidot, guys!

MAKNA JUMLAH BULU PADA BURUNG GARUDA 

Oke guys, bulu-bulu pada burung garuda (lambang Indonesia) ada maknanya lo, gak semua orang tahu tentang ini, oleh sebab itu saya sebagai orang Indonesia harus memberitahukannya kepada yang lain baik yang belum tahu sama sekali atau rada-rada lupa karena mikirin kegalauan terus..:D

Sebenarnya bulu-bulu yang ada pada lambang negara Indonesia ini melambangkan hari proklamasi kemerdakaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, yaitu:
a. Jumlah buku-buku pada masing-masing sayap adalah 17 yang bermakna sebagai tanggal proklamasi kemerdekaan Indonesia.
b. Jumlah bulu pada ekor adalah 8 yang bermakna sebagai bulan proklamasi kemerdekaan Indonesia.
c. Jumlah bulu di bawah perisai atau pangkal ekor berjumlah 19 dan jumlah bulu pada leher berjumlah 45 yang dimana bila digabungkan menjadi 1945, yaitu tahun dimana proklamasi kemerdekaan Indonesia dilaksanakan.

Sekian dulu postingan saya kali ini, semoga rasa nasionalisme kita makin bertambah seiring pula pengetahuan kita tentang negara tercinta kita ini, sehingga kita menjadi anak Indonesia yang benar-benar Indonesia bukan karena kita dilahirkan dan lama tinggal disini. Ayo berjuang untuk Indonesia yang lebih baik lagi dengan cara positif kalian, it can be anything.




Baca Juga ya!
Ngomong" tablet berOS android, kurang gimana gitu kalo tahun 2014 belum punya. Mau beli tapi bingung yang mana?
Kalo masih bingung, ini tablet yang menjadi rekomendasi saya, cekidot!

Klik>> Disini
            atau
           ini juga dipikirkan guys walaupun bukan android sih, yang pasti dua"nya cuaanggih tenan dan cocok untuk kalian.  

Baca Juga ini!
Bosen internetan gitu" aja? browsing, fb'an, twiter'an atau yang lain sampai bosan gitu. Nah, disini saya mau mengajak kalian guys, para calon jutawan. Jujur, saya baru menjalankan bisnis ini tapi saya yakin karena banyak buktinya! Semoga dengan ini kita bisa menjadi orang yang sukses kedepannya..aamiin..
Klik disini guys tentang apa yang saya bicarakan, semoga bermanfaat..:)

Minggu, 08 Juni 2014

Belajar Tenses (Simple Present Tense)

Yuk sama-sama belajar Bahasa Inggris, kali ini saya akan memposting pelajaran tentang Simple Present Tense (biasa disebut BENTUK 1) secara ringkas. Tenses ini adalah tenses yang paling sering digunakan dari tenses lain. Tenses ini sendiri dapat diartikan pola kalimat yang digunakan untuk menceritakan aktifitas yang berlangsung diwaktu sekarang, aktifitas yang dilakukan berulang-ulang, kebiasaan sehari-hari dan aktifitas yang tidak ada kaitannya dengan waktu dalam bentuk sederhana.

Simple Present Tense menggunakan To be 1 dan Verb 1.
     To be 1 terdiri dari; 
     1. am (I), 
     2. are (You, They, We),  
     3. is (He, She, It).
                                       Verb 1 terdiri dari;
                                       1.  Do (+)/Don't (-) untuk subjek; I, You, They, We
                                       2. Does (+)/Doesn't (-) untuk subjek; He, She, It.
*Catatan:
- Don't (Do Not) dan Doesn't (Does Not) digunakan untuk kalimat negatif.
- Do dan Does digunakan untuk kalimat tanya.
- To be 1 digunakan untuk kalimat yang tidak menggunakan kata kerja (non verb/nominal).

Simple Present Tense memiliki dua bentuk kalimat, yaitu;
1. Verbal
2. Non Verbal

berikut rumus untuk membuat kalimat Simple Present Tense yang menggunakan kata kerja (verbal):

(+) Subject + Verb 1 / V e-es + Object
      Contoh:
      - I study English everyday.
      - He studies English everyday.
(-) Subject + Do not/Does not + Verb 1 +Object
     Contoh:
     - We don't study English.
     - She doesn't study English.
(?/ Do/Does+ Subject + Verb 1 + Object?
      Contoh:
     - Do you study English?  (Yes, I do/No, I don't)
     - Does she study English?  (Yes, she does./No, she doesn't.)
(?) Question Word (kata tanya)+ Do/Does +Subject + Verb1?
     Contoh:
     - Why do you study English everyday?

*Catatan:
- Subject 'He, She It' dalam kalimat positif, penggunaan kata kerjanya (Verb 1/infinitive) harus diakhiri dengan penambahan 's/es'.
Contoh:
              work - works
              write - writes
              speak - speaks
              study - studies
- Apabila sebelum kata kerja ada kata kerja bantu (Modal  Auxiliaries), maka kata kerja tidak ditambah 's/es'.
Contoh:
1. He will go. (bukan He will goes.)
2. She can open. (bukan She can opens)
3. He must run (bukan He must runs.)

Fungsi Simple Present Tense pada kalimat verbal:
1. Menyatakan kebiasaan (habitual).
    Contoh:
    - They study hard everyday.
2. Menyatakan fakta
    Contoh:
    - A year has twelve months.

Rumus untuk membuat kalimat Simple Present Tense yang tidak menggunakan kata kerja (non verbal/nominal);

(+) Subject + To be 1 + Non Verb + Object
      Contoh:
      - I am a pilot.
(-) Subject + To be 1 + Not + Non Verb + Object
     Contoh:
     - I am not a pilot.
(?) To be 1 + Subject + Non Verb + Object?
     Contoh:
    - Are you a pilot?  (Yes, I am./No, I am not.)
    - Is he a pilot?  (Yes, he is./No, he is not.)
(?) Question word + To be 1 + Subject + Non Verb + Object?
     Contoh:
    -  What are you? (I am a pilot.)

Fungsi Simple Present Tense pada kalimat non verbal/nominal;
1. Menyatakan perbuatan yang sedang berlangsung atau perbuatan yang menjadi kebiasaan.
    Contoh:
    - They are here now.
    - I am a doctor.
2. Menyatakan kebenaran umum  tanpa menggunakan keterangan waktu.
    Contoh:
    - Ice is cold.
    - Fire is hot.

Keterangan waktu yang biasa digunakan dalam kalimat Simple Present Tense adalah; every hour, every minute, every morning, everyday, in the morning, once a week, on Sunday, at five o'clock and so on.

Semoga postingan ini memberikan manfaat buat kita semua, aamiin.
Tunggu postingan yang berguna selanjutnya yaaa!





Baca ini yaa!
Ngomong" tablet berOS android, kurang gimana gitu kalo tahun 2014 belum punya. Mau beli tapi bingung yang mana?
Kalo masih bingung, ini tablet yang menjadi rekomendasi saya, cekidot!

Klik>> Disini
            atau
           ini juga dipikirkan guys walaupun bukan android sih, yang pasti dua"nya cuaanggih tenan dan cocok untuk kalian.  

 Baca Juga ini!
Bosen internetan gitu" aja? browsing, fb'an, twiter'an atau yang lain sampai bosan gitu. Nah, disini saya mau mengajak kalian guys, para calon jutawan. Jujur, saya baru menjalankan bisnis ini tapi saya yakin karena banyak buktinya! Semoga dengan ini kita bisa menjadi orang yang sukses kedepannya..aamiin..
Klik disini guys tentang apa yang saya bicarakan, semoga bermanfaat..:)

Belajar Active and Passive Voice (Bentuk Aktif dan Pasif)

Ini adalah postingan pertama saya tentang "Active and Passive Voice", semoga bisa memberikan manfaat bagi yang ingin belajar Bahasa Inggris. Without wasting time, cekidot guys!


Kata kerja transitif mempunyai dua voice (ragam grammatikal), aktif dan pasif.


I.            Active Voice (Bentuk Aktif)—Di sini orang, binatang atau benda yang ditunjukkan oleh subjek dikatakan melakukan sesuatu pada sesuatu yang lain:

·         Kasno killed a tiger. = Kasno membunuh seekor harimau.

(Kasno (subjek), melakukan sesuatu pada seekor harimau)


II.            Passive Voice (Bentuk Pasif)—Di sini orang , binatang atau benda dikatakan menderita sesuatu dari sesuatu yang lain:

·         A tiger was killed by Kasno. = Seekor harimau dibunuh oleh Kasno.

(Seekor harimau (subjek), menderita sesuatu dari Kasno)

RUMUS BENTUK PASIF: TO BE + PAST PARTICIPLE

a)      Kata kerja intransitive tidak digunakan dalam bentuk pasif, kecuali kalau kata kerja itu  menggunakan cognate object dalam bentuk aktif:

·         She sang a fine song. = Ia menyanyikan sebuah nyanyian yang merdu. (Aktif)

·         A fine song was sung by her. = Sebuah nyanyian merdu dinyanyikan olehnya. (Pasif)

b)      Apabila kalimat diubah dari bentuk aktif ke pasif, objek untuk kata kerja aktif menjadi subjek untuk kata kerja pasif.

Objek untuk kata kerja aktif

·         Linda can make tarts. = Linda dapat membuat kue tar.

Subjek untuk kata kerja pasif

·         Tarts can be made by Linda.

c)       Retained Object (Objek yang tetap dipakai/dipertahankan dalam pasif)

Dua buah objek dalam kalimat aktif, ketika diubah menjadi kalimat pasif, masih tetap ada sebuah objek dipertahankan, objek ini dinamakan Retained Object.

Objek ini mungkin:
Objek tak langsung dari kata kerja aktif, atau objek langsung dari kata kerja aktif.

1)      Objek tak langsung dari kata kerja, misalnya:

Kata Kerja Aktif
We gave him a prize. = Kami memberinya hadiah.

Kata Kerja Pasif

A prize was given him by us. = Hadiah diberikan padanya oleh kami.

2)      Objek langsung dari kata kerja aktif; misalnya:

We gave him a prize. = Kami memberinya hadiah.

He was given a prize by us. = Ia diberi hadiah oleh kami.

d)      Kapan saja kata kerja transitif dari predikasi tak lengkap diubah dari bentuk aktif ke pasif, komplemen objektif menjadi komplemen subjektif.

Active Voice

Komplemen untuk Objek

They elected him president. = Mereke memilih dia menjadi presiden.

Passive Voice

Komplemen untuk Subjek

He was elected president (by them). = Dia dipilih menjadi presiden (oleh mereka).

Selanjutnya ikutilah kalimat-kalimat aktif yang diubah menjadi kalimat-kalimatpasif dalam bentuk tenses di bawah ini:

Aktif
Pasif
Simple Present
1)      John bites Mary.
(John menggigit Mary.)
2)      John doesn’t bite Mary.
(John tidak menggigit Mary.)
3)      Does John bite Mary?
(Apakah John menggigit Mary?)
4)      What does John do?
(Apa yang John kerjakan?)
5)      Who bites Mary?
(Siapa yang menggigit Mary?)
6)      Who does John bite?
(John menggigit siapa?)
1)      Mary is bitten by John.
(Mary digigit oleh John.)
2)      Mary isn’t bitten by John.
(Mary tidak digigit oleh John.)
3)      Is Mary bitten by John?
(Apakah Mary digigit oleh John?)
4)      What is done by John?
(Apa yang dikerjakan oleh John?)
5)      Who is Mary bitten by?
(Mary digigit oleh siapa?)
6)      Who is bitten by john?
(Siapa yang digigit oleh John?)
Simple Continous
1)      John is biting Mary.
2)      John isn’t biting Mary.
3)      Is John biting Mary?
4)      What is John doing?
5)      Who is biting Mary?
6)      Who is John biting?
1)      Mary is being bitten by John.
2)      Mary isn’t being bitten by John.
3)      Is Mary being bitten by John?
4)      What is being done by John?
5)      Who is Mary being bitten by?
6)      Who is being bitten by John?
Present Perfect
1)      John has bitten Mary.
2)      John hasn’t bitten Mary.
3)      Has John bitten Mary?
4)      What has John done?
5)      Who has bitten Mary?
6)      Who has John bitten?
1)      Mary has been bitten by John.
2)      Mary hasn’t been bitten by John.
3)      Has Mary been bitten by John?
4)      What has been done by John?
5)      Who has Mary been bitten by?
6)      Who has been bitten by John?
Present Perfect Continous
1)      John has been biting Mary.
2)      John hasn’t been biting Mary.
3)      Has John been biting Mary?
4)      What has John been doing?
5)      Who has been biting Mary?
6)      Who has John been biting?
1)      Mary has been being bitten by John.
2)      Mary hasn’t been being bitten by John.
3)      Has Mary been being bitten by John?
4)      What has been being done by John?
5)      What has Mary been being bitten by?
6)      Who has been being bitten by John?
Simple Past
1)      John bit Mary.
2)      John didn’t bite Mary?
3)      Did John bite Mary?
4)      What did John do?
5)      Who bit Mary?
6)      Who did John bite?
1)      Mary was bitten by John.
2)      Mary wasn’t bitten by John.
3)      Was Mary bitten by John?
4)      What was done by John?
5)      Who was Mary bitten by?
6)      Who has bitten by John?
Past Continuous
1)      John was biting Mary.
2)      John wasn’t biting Mary.
3)      Was John biting Mary?
4)      What was John doing?
5)      Who was biting Mary?
6)      Who was John biting?
1)      Mary was being bitten by John.
2)      Mary wasn’t being bitten by John.
3)      Was Mary being bitten by John?
4)      What was being done by John?
5)      Who was Mary being bitten by?
6)      Who was being bitten by John?
Past Perfect
1)      John had bitten Mary.
2)      John hadn’t been biting Mary.
3)      Had John been biting Mary?
4)      What had John been doing?
5)      Who had been biting Mary?
6)      Who had John been biting?
1)      Mary had been bitten by John.
2)      Mary hadn’t been being bitten by John.
3)      Had Mary been being bitten by John?
4)      What had been being done by John?
5)      Who had Mary been being bitten by John?
6)      Who had been being bitten by John?
Future
1)      John will bite Mary.
2)      John won’t bite Mary.
3)      Will John bite Mary?
4)      What will John do?
5)      Who will be biting Mary?
6)      Who will John be biting?
1)      Mary will be bitten by John.
2)      Mary won’t be bitten by John.
3)      Will Mary be bitten by John?
4)      What will be done by John?
5)      Who will Mary be being bitten by?
6)      Who will be being bitten by John?
Future Perfect
1)      John will have bitten Mary.
2)      John won’t have bitten Mary.
3)      Will John have bitten Mary?
4)      What will John have done?
5)      Who will have bitten Mary?
6)      Who will John have bitten?
1)      Mary will have been bitten by John.
2)      Mary won’t have been bitten by John.
3)      Will Mary have been bitten by John?
4)      What will have been done by John?
5)      Who will Mary have been bitten by?
6)      Who will have been bitten by John?
Future Perfect Continuous
1)      John will have been biting Mary.
2)      John won’t have been biting Mary.
3)      Will John have been biting Mary?
4)      What will John have been doing?
5)      Who will have been biting Mary?
6)      Who will John have been biting?
1)      Mary will have been being bitten by John.
2)      Mary won’t have been being bitten by John.
3)      Will Mary have been being bitten by John?
4)      What will have been being done by John?
5)      Who will Mary have been being bitten by?
6)      Who will have been being bitten by John?





Ikhtisar Bentuk Kata Kerja

(Memakai kata kerja “break-broke-broken” sebagai contoh)



PRESENT
PAST

SIMPLE
CONTINUOUS
SIMPLE
CONTINUOUS

(ACTIVE)
Break
breaks
am
is          breaking
are

broke

was          breaking
were

(PASSIVE)
am
is          broken
are
am
is          being broken
are
was
were      broken

was       being broken
were       



FUTURE

SIMPLE
CONTINUOUS
“GOING TO”

(ACTIVE)
shall      break
will
shall      be breaking
will
am
is        going to break
are

(PASSIVE)
shall      be broken
will

am
is         going to be broken
are


PRESENT PERFECT
PAST PERFECT


SIMPLE
CONTINUOUS
SIMPLE
CONTINUOUS

(ACTIVE)
have       broken
has 
have    been breaking
has
had
broken
had been breaking

(PASSIVE)
have      been broken
has
*
had been broken
*

FUTURE PERFECT
SIMPLE
CONTINUOUS
(ACTIVE)
shall      have broken
will
shall      have been breaking
will
(PASSIVE)
shall      have been broken
will
*
CONDITIONAL (TYPE II)
CONDITIONAL (TYPE III)
SIMPLE
CONTINUOUS
SIMPLE
CONTINUOUS
A   should     break
     would
should     be breaking
would
should      have broken
would
should     have been
would      breaking
P   should     be broken
      would
*
should    have been broken
would
*















Sebagai tambahan perlu juga kita perbincangkan di sini tentang kata-kata kerja dalam bentuk aktif, tetapi dalam arti pasif.

                Kata-kata kerja transitif kadang-kadang dipakai dalam arti pasif tanpa diubah ke dalam bentuk pasif:


a)      Kata-kata kerja dengan komplemen:

·         Sugar tastes sweet. (=Sugar is sweet when it is tasted.) = Gula manis rasanya. (= Gula manis bila dirasakan.)

·         The rose smells sweet. (= The rose is sweet when it is smelt.)

= Bunga mawar itu harum baunya. (Bunga mawar itu harum bila dicium.)

·         The sun feels hot. (= The sun is hot when it is felt.)= Matahari terasa panas. (= Matahari panas bila dirasakan.)

·         That novel reads well. (= That novel sounds well when it is read.)

= Novel itu bagus gaya bahasanya. (= Novel itu bagus isinya bila dibaca.)

·         That cloth will wear thin. (= That cloth will become thin when it is worn.) = Kain itu akan menipis bila dipakai.

·         The horse does not sell. = Kuda itu tidak laku (tidak terjual.)


b)      Kata-kata kerja tanpa komplemen:

·         The book is printing. (= The book is being printed.) = Buku itu sedang dicetak.

·         The cows are milking. (= The cows are being milked.) = Sapi-sapi itu diperah.

·         The guided missiles are launching. (= The guided missiles are being launched.)

= Peluru-peluru kendali itu sedang diluncurkan.

·         The house is building. (= The house is in a state of being built.)

= Rumah itu dalam keadaan sedang dibangun

·         The house is finishing. (= The house is being finished.) = Rumah itu sedang diselesaikan.


* Catatan: Apa yang menyerupai Present Participle dalam susunan kalimat ini berasal dari verbal noun atau gerund (kata kerja yang dibendakan) yang didahului oleh in atau on:

* That house was two yearsin building. = Rumah itu dua tahun lamanya dalam pembangunan.